Advokasi Kebijakan Tata Ruang dalam Konflik Pemanfaatan Lahan di Kawasan Rimbang Baling Kabupaten Kampar

Authors

  • Sintya Mery Universitas Negeri Padang
  • Aldri Frinaldi Universitas Negeri Padang
  • Asnil Universitas Negeri Padang

Keywords:

Policy advocacy, spatial planning, land-use conflict, Rimbang Baling, Kampar Regency

Abstract

The Rimbang Baling Wildlife Reserve is a strategic protected area in Riau Province, part of which is located within the administrative boundaries of Kampar Regency. In practice, this area faces land-use conflicts involving conservation interests, local community economic activities, and spatial planning policies at both regional and national levels. This article aims to analyze the role of spatial planning policy advocacy in addressing land-use conflicts in the Rimbang Baling area. This study employs a qualitative approach with a case study method through the analysis of policy documents, reports from non-governmental organizations, and relevant literature on spatial planning and conservation. The findings indicate that land-use conflicts in Rimbang Baling are driven by policy inconsistencies, weak regulatory implementation, and limited recognition of local socio-economic conditions. Spatial planning policy advocacy functions as a corrective mechanism to encourage policy adjustments that are more responsive to on-the-ground realities without undermining conservation objectives. However, the effectiveness of advocacy remains constrained by structural factors, such as sectoral policy dominance and limited local government authority. This study concludes that spatial planning policy advocacy is crucial in bridging normative policies and practical land-use realities, but it requires institutional support and regulatory consistency to achieve sustainable outcomes.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Arshanti, L., Harwoto, & Sumartini, E. (2020). Penerapan advocacy coalition framework dalam studi kebijakan sertifikasi pengelolaan hutan produksi lestari di Indonesia. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 19(2), 45-63.

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). (2025). Di antara aliran sungai Subayang, lahirnya perjuangan pengakuan masyarakat adat empat kenegerian di Kampar. Diakses dari https://aman.or.id/story/di-antara-aliran-sungai-subayang/

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2019). Kebijakan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Jakarta: Bappenas.

Baharadala, S. (2021). Masyarakat adat penjaga hutan sejati. Bahtera Alam. Diakses dari https://bahteraalam.org/2021/07/15/masyarakat-adat-penjaga-hutan-sejati/

Dewi, I. N. (2012). Implementasi peraturan tentang pengelolaan hutan lindung: Studi kasus di Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 9(1), 55-73.

Ekuatorial. (2025, Februari 6). KPA: Konflik agraria di Indonesia naik. Diakses dari https://www.ekuatorial.com/2025/02/kpa-konflik-agraria-di-indonesia-naik/

Eyes on the Forest. (2019). Report says APP incites forest destruction, social conflicts. Diakses dari https://eyesontheforest.or.id/news/report-says-app-incites-forest-destruction-social-conflicts

Goodstats. (2025, Mei 29). Konflik agraria di Indonesia terus naik, capai 295 kasus di 2024. Diakses dari https://data.goodstats.id/statistic/konflik-agraria-di-indonesia-terus-naik-capai-295-kasus-di-2024

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021). Rencana tata ruang wilayah kabupaten: Studi kasus implementasi di berbagai daerah. Jakarta: Kementerian Agraria dan Tata Ruang.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia: Kebijakan dan implementasi. Jakarta: KLHK.

Konsorsium Pembaruan Agraria. (2024). Catatan akhir tahun 2024 konsorsium pembaruan agraria. Jakarta: KPA.

Lex Localis. (2023). Integration of land rights and spatial zoning in protection forest management. Lex Localis: Local Law Journal, 21(3), 45-67.

Mahendra, J. R. (2024). Examining Indonesian government policies in tackling deforestation and environmental law enforcement. Journal of Law and Economics, 7(1), 15-38.

Mongabay. (2019, Juli 3). Tambang batubara ini ancam hutan desa dan dekat suaka Rimbang Baling. Diakses dari https://mongabay.co.id/2019/07/03/tambang-batubara-ini-ancam-hutan-desa-dan-dekat-suaka-rimbang-baling/

Paraibabo, I. S. W. (2024). Implementasi kebijakan pengelolaan kawasan konservasi pada Taman Nasional Tesso Nilo. IPDN Repository. Diakses dari http://eprints.ipdn.ac.id/16721/

Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan.

Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.

Ridhwan, D., Gaveau, D., Naylor, R., & Barr, C. (2019). Improving the lives of indigenous communities in conservation areas: The case of Gajah Bertalut community in Rimbang Baling Wildlife Reserve. Jakarta: World Resources Institute Indonesia.

Rustandi, A. K. (2018). Identifikasi manajemen kolaborasi pengelolaan di tujuh taman nasional laut Indonesia. Jurnal Ekonomi Sumber Daya Laut, 3(2), 78-95.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

WARSI (Yayasan Konservasi Alam Nusantara). (2020). Program kebijakan dan advokasi: Capaian dan strategi pengembangan tata ruang mikro. Jambi: WARSI.

Wiratno. (2022). Model adaptive collaborative management pada tata kelola konservasi ekosistem sumber daya alam hutan di taman nasional secara berkelanjutan: Refleksi dan transformasi. Disertasi Doktor, Universitas Padjadjaran, Bandung.

World Resources Institute Indonesia. (2018). Waktunya masyarakat adat Indonesia mendapatkan hak ulayat. Jakarta: WRI Indonesia.

World Resources Institute Indonesia. (2020). Improving the lives of indigenous communities through spatial evidence and advocacy: The ITUPEDE initiative in Rimbang Baling Wildlife Reserve. Jakarta: WRI Indonesia.

Downloads

Published

2026-04-18

How to Cite

Sintya Mery, Aldri Frinaldi, & Asnil. (2026). Advokasi Kebijakan Tata Ruang dalam Konflik Pemanfaatan Lahan di Kawasan Rimbang Baling Kabupaten Kampar. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), 94–106. Retrieved from https://isora.safar.id/index.php/isora/article/view/130

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2